Title : sorry for my fool
Author : jihyun
Cast : Choi minho, park hyuni, lee seojoon,jung hyeri
Genre : Romance, AU
Rating : PG 13+
Disclamer : Semua cast disini mulik Tuhan tapi FF ini dan alur ceritanya milik saya dan timbu dari imaginasi saya dan juga terinspirasi dari kisah pribadi dan di tambah-tambahkan, jadi kalau ada kesamaan alur berarti kita punya cerita hidup yang sama.
Begin. . . . .
“Maaf hanya kata-kata itu yang bisa aku ucapkan sekarang, aku tahu semua kesalahanku , kesalahan karena membiarkanmu menyukai pria seperti ku. Aku tak tahu kalau sikapku yang dingin akan membuatmu seperti ini, mianhae.”
Terlihat seorang pria yang sedang duduk disamping ranjang rumah sakit sambil memegangi tangan seorang perempuan yang sedang terpaku diranjang tersebut. Terllihat air mata mulai terjatuh dipipi pria itu, dan pria itu mulai teringat akan masa lalunya.
Flashback
“Minho-ah” terdengar teriakan seseorang dari belakang dan pria yang bernama minho itu menoleh.
“wae?” jawabnya datar
“minho-ah hari ini aku dapat surat baru dari fans mu” kata seorang yang memanggil minho tadi sambil mengeluarkan sepucuk surat berwarna merah muda dari tasnya.
“oh “ jawab minho dengan datarnya dan mulai terlihat rona kekesalan diwajah orang tersebut karena ekspresi minho yang begitu datar
“ya minho-ah aku kesal kau selalu saja seperti ini kau menyebalkan kau menyusahkanku” kata orang itu sambil menaruh paksa surat tersebut ketangan minho lalu pergi.
Flashback end
“Hyuni-ah apakah sifatku sangat menyebalkan bagimu ? apakah aku selalu membuatmu marah karena kau harus jadi sasaran para perempuan yang menyukaiku? Dan kau selalu dijadikan pengantar pesan oleh mereka? Mianhae hyuni-ah” kata pria itu sambil terus memegangi tangan gadis yang dia panggil hyuni itu dan menatap gadis itu penuh kesedihan.
“hyuni-ah apa kau masih ingat saat kau marah padaku karena ada seorang perempuan yang mendatangimu dan menangis karena aku? Dan kau langsung memarahiku karena itu, sampai-sampai kau tidak mau berbicara selama 1 minggu padaku”.
Flashback
“Kau yang bernama hyuni?” Tanya seorang perempuan yang kini ada di depan rumah hyuni
“ne, wae? Apa aku mengenalmu?” Tanya hyuni sangat sopan, tapi perempuan itu bukannya menjawab malah langsung menitihkan air mata dan itu membuat hyuni panic.
“agesshi wae?apa aku punya salah padamu? Kenapa kau menangis?” Tanya hyuni cemas
Perempuan itu malah menangis semakin keras dan hyuni mulai bingung dan panic, karena dia merasa tidak mengenal perempuan itu.
“agesshi ayo masuk, kalau kau menangis disini aku bisa disangka menganiayamu” dan akhirnya hyuni mengajak perempuan itu masuk, didalam rumah hyuni menunggu perempuan itu berhenti mengis, dan setelah satu jam perempuan itu baru bisa berhenti, hyuni pun memberikan air pada perempuan itu dan menanyakan kenapa perempuan itu datang dan menangis seperti ini.
“mwo? kau ditolak minho?” Tanya hyuni kaget dan perempuan itu hanya mengangguk karena sekarang dia segukan akibatkegiatan menangisnya tadi.
“kau tahu hyuni-ssi, dia bilang tidak mau memikirkan pacaran dulu dan menyuruhku menunggunya sampai siap” kata perempuan itu sambil segukan.
“hyuni-ssi kau bukan pacar minho kan?” Tanya perempuan itu lagi, hyun I pun langsung tersenyum mendengar pertanyaan itu.
“tentu bukan, kami ini berteman. Dia memang seperti itu jadi aku mohon kamu mau maafkannya” kata hyuni.
“ah aku lega, hyuni-ssi apa kau tahu bagaimana mendapatkan hati minho kau kan dekat dengannya jadi kau pasti tahu dia suka perempuan yang seperti apa?”
“kau salah sangka, aku tidak terlalu dekat dengannya dan kalau kau memang ingin mendapatkan hati minho kau harus jadi dirimu sendiri dan lakukan semua dengan tulus” jawaban hyuni tersebut mampu membuat perempuan itu tersenyum lebar sambil berkata
“gomapta hyuni-ssi”.
~Disekolah~
“Kemarin ada perempuan yang bernama kim eunhi yang datang dan menangis dirumahku”
“siapa dia?kenapa dia menangis?kau menjahilinyakah?”
“ya, choi Minho-ssi kau sudah menolaknya kemarin dan kau masih bersikap tidak mengenalnya?kau ini lelaki yang sangat buruk” kata hyuni dan langsung beranjak meninggalkan minho.
Flashback end
“Hyuni-ah kenapa kau selalu saja bersikap bodoh dengan melayani semua perempuan itu? Hatimu terbuat dari apa? Apa kau tidak lelah terus-terusan jadi sandaran mereka dan jadi penenang mereka karena sakit hati olehku? Dan kenapa mereka selalu mencarimu? Seharusnya kau bilang saja tidak mengenalku.”
Hyuni—ah apakah kau tahu aku sendiri sangat kesal dengan perempuan-perempuan itu apalagi ketika mereka menyakitimu karena aku” kata pria itu dengan terus berurai air mata.
Flashback
“ DASAR SERIGALA BERBULU DOMBA” teriak seorang perempuan pada hyuni sambil mendorong tubuh hyuni kedinding.
“apa maksud kalian?” Tanya hyuni bingung danmemang tidak yang mengerti mau mereka apa.
“CIH KAU MASIH TIDAK MENGERTI DASAR GADIS JALANG” kata perempuan satu lagi sambil melepat tangannya didada.
“maaf, tapi aku memang tidak mengerti apa mau kalian” kata hyuni sambil berjalan melewati kedua perempuan itu, lalu perempuan pertama langsung menarik rambut hyuni.
“MAU KEMANA KAU GADIS JALANG?”
Hyuni hanya bisa merintih kesakitan, mereka mendorong hyuni dan menjambaki rambutnya, tapi hyuni tak sedikitpun melawan karena perempuan yang satu memegangi tangan hyuni. Dan setelah mereka puas mereka pun pergi sambil berkata. “itu untuk kemunafikanmu yang berpura-pura membantu kami untuk mendekati minho oppa tapi kau malah menikam kami dan malah bersenang-senang kemarin, cih”
Mereka pun langsung pergi sementara hyuni masih terduduk sambil menangis. Tidak lama kemudian dia menghapus air matanya dan membereskan penampilannya yang acak-acakan. Dia keluar toilet dan berjalan menuju kelasnya.
“ park hyuni-ssi” terdengar seorang memanggil hyuni dan dia pun menoleh
“ ada apa eunhee-ssi”
Plakkkk~~~~
Perempuan yang bernama eunhee itu malah menampar hyuni,
“kau tega sekali padahal kau bilang kalian hanya berteman tapi kenapa bisa kalian berdua pergi berdua makan eskrim bahkan minho mengacak-ngacak rambutmu, bukankah itu sangat memuakan?” kata gadis bernama eunhee itu.
“jadi karena itu?”kata hyuni sambil tersenyum
“aku menyesal pernah menangis didepanmu dan percaya padamu” kata gadis itu sambil pergi meninggalkan hyuni
Minho yang mendengar kejadian barusan langsung meghampiri hyuni dan melihat penampilan hyuni adan wajah hyuni yang lebam, minho tidak bisa menyangkal kalau dia sangat khawatir.
“hyuni-ya aku dengar kau ditampar? Kau ditampar oleh siapa?” Tanya minho panic sambil menatap hyuni dan hendak mengelap sudut bibir hyuni yang berdarah, tapi hyuni langsung dengan cepat menepis tangan minho.
“bukan urusanmu “kata hyuni sinis
“tapi bibirmu berdarah”
“ sudah jangan pernah pedulikan aku, kau cukup pergi”
Hyuni langsung berlari dan tak terasa air matanya keluar lagi sedangkan minho hanya bisa memantung dan terlihat dari sorot matanya bahwa dia sedang marah.
flashbackend
“hyuni –ya kapan kau akan membuka matamu dan tersenyum lagi? “
Minho terus saja memandangi hyuni yang terbaring, kemudian terdengar suara pintu terbuka dan ternyata itu ternyata adalah jung seo joon teman hyuni dan dia menyuruh minho pulang karena minho sudah seharian menemani hyuni, tapi minho menolaknya.
“seojoon-ah apa dia begitu menderita selama ini karena aku?” Tanya minho
“Hyuni sangat menyukaimu bahkan aku sering mengatainya bodoh karena dia selalu melakukan hal-hal yang bodoh karena mu, dia selalu tersenyum dan bilang aku tidak apa-apa, padahal di hatinya dia sangat sedih itulah hyuniku” kini seojoon pun mulai meneteskan air matanya
“oh iya minho ini milik hyuni au ingin kau membacanya “ seojoon memberikan sebuah buku diary pada minho dan itu merupakan milik hyuni. Minho mulai membuka lembar demi lembar buku diary itu dan dia tersenyum saat membaca salah satu halaman.
30 july
Aku sekelas dengan pria tampan, dan namanya choi minho dia sangat tampan dan entah kenapa jantungku selalu berdebar saat didekatnya.
5 agustus
Kejadian memalukan hari ini adalah aku terpeleset didepan minho =,= ah dia bilang dia melihat dalamanku eomma~~~~~~~~~
18 agustus
Aku mulai akrab dengan minho, ternyata dia itu sangat menyebalkan dia selalau menyandung kakiku kalau aku jalan dan dia selalu mengungkit-ungkit kejadian terpeleset itu. >.<
20 juny
Aku naik kelas dan aku gak sekelas dengan minho, ya Tuhan semangat belajarku hilang.TT__TT
Minho tampak tersenyum saat membaca semua halaman dari buku diary hyuni, tapi ketika membuka halaman selanjutnya entah kenapa raut mukanya mulai berubah dan terlihat sedih.
8 september
Bagaimana ini? Banyak sekali yeoja di sekolah yang menyukai minho, aku jadi pusing. Nasibku Cuma jadi pengantar surat >.<
10 oktober
Hari ini aku dengar kabar bahwa minho menyukai kwon yuri betapa hancurnya hatiku. Tapi kalau memang begitu aku harus rela.
17 november
Sudah mulai musim hujan aku sangat khawatir karena minho mengendarai motor, hari ini seperti biasa sejak musim hujan datang aku selalu menunggu minho dulu dihalte dan setelah dia lewat aku baru pulang.
19 november
Hari ini dia tidak lewat, dia kemana yah? Aku khawatir padahal aku sudah menunggunya selama 3 jam bahkan sampai-sampai aku dimarahi umma. Minho aku harap kamu baik-baik saja.
5 febuari
Hari ini ada seorang gadis yang menangis didepan rumahku, dan butuh satu jam untuk aku menenangkannya, ini karena dia ditolak minho, kenapa aku jadi sasaran para gadis itu yah? Aku sangat kasihan pada gadis ini, kalau bisa aku ingin menyuruh minho menerimanya, asalkan dia tidak membenci minho.
6 febuari
Para gadis fans minho datang padaku dan mengadu kalau minho menolak mereka lagi, catat lagi. Hah ternyata gadis semalam itu bukan gadi satu-satunya.
8 febuari
Hari ini aku datang kerumah hyemi karena dia sakit, yah dia sakit karena kemarin minho tidak datang menemui hyemi. Dan aku datang untuk minta maaf pada hyemi dan orang tuanya atas kelakuan minho yang menyebabkan hyemi kehujanan dan sakit. Aku dimarahi habis-habisan oleh orang tuanya bahkan aku sampai didorongan dan ditampar >.< sakit . Ya Tuhan dan orang tuanya menuduhku tidak memberikan surat hyemi pada minho.minho pabo nappeun.
16 febuari
Aku melewatkan valentine dirumah sakit, dan hari ini hari pertama aku masuk sekolah aku rindu teman-temanku dan dia nappeun namja choi minho.
14 maret
Minho mengajaku membeli es krim karena aku telah membantunya melukis untuk tugas seni dia, ah aku sangat bahagia ^^ tapi pelit sekali dia aku seminggu melukis hanya diberi eskrim-___-
15 maret
Aku diserang oleh yoora dan minkyung karena minho lagi, dan belum cukup itu saja dikoridor aku ditampar eunji.
“hyuni-ya jadi selama ini kamu sudah melakukan banyak hal untukku” kata minho sambil meneteskan air mata dan seo joon yang melihat itu langsung menepuk punggung minho
“itulah hyuniku orang paling bodoh, apa kamu tahu aku melihat hyuni didorong oleh orang tua hyemi dan aku hendak memberitahumu, tapi hyuni melarangnya”.
Minho hanya bisa menyesal dengan semua yang sudah dia lakukan dan dia bahkan tidak pernah tau begitu besar pengorbanan hyuni untuknya.
“waktu kelulusan sekolah dia sudah bertekad untuk memberitahumu dan mengungkapkan perasaanya padamu” kata seojoon tpi karena kebodohanku yang memberi tahumu semuanya, semuanya jadi kacau.
Flasback
“apa kamu yakin? Akan mengungkapkannya pada minho?” Tanya seo joon meyakinkan hyuni dengan apa yang dia ingin lakukan.
“yah aku yakin, ini mungkin terakhir kalinya aku bertemu dengannya seo” kata hyuni dan seojoon tahu hyuni tampak sedih karena mungkin nanti setelah lulus hyuni takan bisa bertemu dengan minho, pria yang sudah dia sukai selama ini.
“lakukanlah apa yang menurutmu baik, kami akan mendukungmu” kata hyeri
“gomayo” hyuni tersenyum karena kedua temannya selalu mendukungnya.
~~~~~~Disekolah~~~~~
“hyuni-ya eottokhae? Kamu sudah mengungkapkannya pada minho?” Tanya seojoon dan hyeri penasaran
Tapi hyuni malah terdiam, dan matanya mulai memerah, dan seojoon tahu kalau hyuni akan menangis. Seojoon langsung memeluk hyuni.
“menangislah, jangan ditahan apa dia menolakmu?” Tanya seojoon sambil mengelus-elus punggung hyuni yang sedang menangis.
“ dia tidak datang” haya itu yang keluar dari mulut hyuni
“wae? Dia sakitkah?” Tanya hyeri
“ani, temannya bilang dia tidak ingin datang” kata hyuni sambil terisak.
Flashbackend
“saat itu aku sangat benci padamu, karena kau tahu hyuni sampai tidak tidur untuk merangkai semua kata yang ingin dia katakana tapi usaha dia sia-sia karena kau dank arena kebodohanku” jelas seojoon
Minho menangis kembali dan seojoon mengerti kalau minho memang sangat menyesal dengan semua ini, tapi bukan hanya minho yang merasa menyesal bahkan seojoon juga merasa menyesal dengan semua ini.
Flashback
“mana yah bukunya?hyuni-ah bukunya yang mana?aku tidak menemukannya?apa kau yakin bukunya sudah terbit?” kata seojoon pada orang yang disebrang telepon
Tapi n ketika sedang berdebat ditelepon tiba-tiba saja seojoon menabrak seseorang
Bruggg~~~~~
“aw” teriak seojoon yang terjatuh dan terdengar suara hyuni yang panic ditelepon menanyakan apa yang terjadi pada seojoon
“agessi gwaencana?” Tanya orang yang bertabrakan dengan seojoon
Dan betapa terkejutnya saat seojoon melihat orang itu
“neo” kata seojoon dengan mata membulat karena terkejut
“seojoon-ssi” kata orang itu tak kalah kaget dengan seojoon
“hyuni-ya nanti kita bicara lagi yah annyeong” seojoon langsung menutup sambungan teleponnya
Direstoran ~~~~~~~
“bagaimana kabarmu minho? Sudah hampir 1 tahun kita tak bertemu?” kata seojoon sinis kemudian meminum kopinya
“baik, dan kau seo? Bagaimana kabarmu dan kabar….?” Kata minho yang tidak melanjutkan ucapannya
“hyuni baik-baik saja, bahkan setelah kau tak datang saat kelulusan dan dengan bodohnya anak itu menangis semalaman karena kau tak datang” kata seojoon sambil menyeringai kesal
“apa dia menangis semalaman?’ Tanya minho dan terlihat diraut mukanya antara menyesal dan bersalah dengan kelakuannya.
“minho-ya apa karena hyuni akan mengungkapkan perasaannya padamu jadi kau tidak datang, karena kau tak tega menolaknya?kau tahu aku sungguh menyesal karena waktu itu aku memberitahumu tentang itu”
Minho seakan tidak menanggapi perkataan seojoon dan dia malah bertanya apakah hyuni sudah mempunyai pacar, dan itu membuat seo kesal Karena bagaimana pun laki-laki yang dihadapannya ini sudah menyakiti sahabatnya.
“sudahlah minho aku tak mau melihat mukamu lagi, aku permisi” kata seojoon seraya berdiri dan hendak meninggalkan tempat itu, tapi kemudian minho menarik tangan seojoon dan menahannya .
“seo aku ingin berbicara sesuatu, jadi kau jangan pergi dulu”
Flashbackend
“Kalau saja kita tidak bertemu waktu itu, pasti kita tidak akan melakukan hal bodoh seperti ini” kata seojoon sambil menahan air matanya, lalu tiba-tiba seseorang masuk kedalam kamar itu.
“kenapa kalian masih ada disini?sebaiknya kalian pulang” kata orang yang masuk tadi dan orang itu adalah hyeri teman dari hyuni dan sejoon
“ annyeong ahjuma, hyeri” sapa seojoon dan minho
Hyeri juga datang dengan ibu hyuni, dan ibu hyuni menyuruh seojoon dan minho pulang apalagi minho dia sudah dari pagi menjaga hyuni, dan ibu hyuni merasa tak tega pada minho.
Merekapun akhirnya bersedia untuk pulang, walaupun awalnya dia tak mau pulang, tapi seojoon memberitahunya bahwa hyeri takan senang bila minho tetap disana. Dan akhirnya minho menurut pada seo joon. Diluar kamar hyeri meminta berbicara terlebih dahulu dengan seojoon dan minho.
“aku kecewa pada kalian, dan aku harap kalian tidak datang lagi karena itu hanya akan memperparah keadaan hyuni” kata hyeri sinis sambil menatap seojoon dan minho dengan tatapan marah.
“hyeri-ya ini semua bukan seperti yang kau pikirkan” kata seojoon sambil hendak memegang tangan hyeri, tapi hyeri segera menepis tangan seo dan bilang bahwa dia sudah tak mau seo memnyentuhnya. Dan itu membuat seo sedih dan bahkan menagis.
“ sudahlah seo jangan berpura-pura seperti itu, aku muak melihat air mata buayamu” kata hyeri
Minho yang melihat semua ini dan memang dia inti dari semua masalah ini mulai angkat bicara dan hendak menjelaskan semuanya, tapi hyeri tetap saja tak mau mendengarkan penjelasan minho.
“kalian mau menjelaskan apa lagi hah? Menjelaskan kalau kalian berdua sudah berhubungan sejak dulu?ah SEJAK KAPAN ITU? “ teriak hyeri pada minho dan seojoon
“dan kau” hyeri menunjuk seojoon
“tega sekali kau berhubungan dengan orang yang sudah bertahun-tahun disukai sahabatmu”
“BUKAN SEPERTI ITU JANG HYERI” teriak seo joon
“BUKAN APANYA? Teriak hyeri tak kalah keras
Kemudian ibu hyuni yang mendengar keributan diluar segera melihat apa yang terjadi, tapi hyeri dengan senyumnya bilang bahwa mereka sedang mengobrol kecil, ibu hyuni juga menanyakan kenapa seojoon menangis dan seojoon hanya menjawab bahwa dia teringat hyuni dan merasa sedih. Setelah itu ibu hyuni kembali kedalam setelah mendengar penjelasan dari hyeri dan seojoon. Hyeri juga hendak menyusul ibu hyuni masuk karena dia sudah muak berbicara dengan seojoon dan minho, tapi minho menahannya .
Flashback
“hei seo kau akhir-akhir ini aneh kau sering sekali pergi tanpa memberi tahu kami dan kau selalu berbicara dengan orang ditelepon tapi kau tak pernah mau bilang dia siapa?” kata hyuni pada seojoon
“ah itu temanku?” kata seo singkat
Sebenarnya hyuni dan hyeri curiga pada seojoon karena akhir-akhir ini dia berubah, bahkan password facebook,twitter dan me2day seojoon diganti. Padahal sebelumnya mereka saling mengetahui password masing-masing dan kadang memakai nya bersama.
Hyeri dan hyuni menyangka bahwa seojoon sudah punya pacar dan tidak mau memberitahukannya pada mereka.
“seo kau kenapa tak kenalkan pacarmu pada kami?” Tanya hyeri
Seojoon bukannya menjawab, dia malah terlihat kaget karena dia piker darimana teman-temannya tahu dia punya pacar, sedangkan dia belum memberitahukannya pada teman-temanya.
“nanti akan ku kenalkan” kata seojoon datar
“onje?” kata hyuni dan hyeri bersamaan
“molla” kata seojoon yang respek membuat hyuni dan hyeri memonyongkan bibirnya.
Dari tadi pagi seojoon sibuk menelepon seseorang, hyuni dan hyeri menyangka bahwa itu adalah dari pacar seojoon. Dan mereka putuskan akan membuntuti seojoon tanpa sepengatahuaan seojoon. Dan memang ternyata benar seo pamit pada hyeri dan hyuni karena dia bilang dia ada janji dengan seseorang.
Hyuni dan hyeri terus membuntuti seojoon sampai ketempat janjian seo, dan mereka terkejut saat melihat orang yang ditemui oleh seojoon.
“mwo? Hyuni ini mimpikan?hyuni-ya” kata hyeri sambil menguncang-guncangkan tubuh hyuni yang sekarang sedang terpaku melihat orang yang bersama seojoon. Hyeri bermaksud untuk mendatangi seojoon tapi hyuni menahanya.
“ayo kita pulang” ajak hyuni sambil menarik tangan hyeri
“tapi hyuni-ya aku ingin melihatnya dengan seksama dan memastikan bahwa itu minho” kata hyeri
“sudah tidak perlu, ayo kita pulang” kata hyuni sambil melangkah pergi dan terlihat sekarang tatapannya kosong
“hyuni-ya gwaenchana?” Tanya hyeri yang khawatir terhadap keadaan sahabatnya itu, lalu tanpa pikir panjang lagi hyeri langsung berlari kearah seojoon dan minho . hyuni sangat kaget dengan apa yang dilakukan hyeri dan dia segera menyusulnya.
“hyeri-ya andwae jebal” kata hyuni sambil meneteskan air matanya
“tapi hyuni apa kau tidak lihat apa yang mereka perbuat dibelakangmu, bahkan coba lihat mereka saling tersenyum dan omo apa itu minho sampai mengacak-ngacak rambut seo” kata hyeri dengan kesal
“nan gwaenchana hyeri-ya” kata hyuni lagi meyakinkan temannya bahwa dia baik-baik saja
Keesokan harinya seojoon menghampiri dua sahabatnya itu, dan betapa kagetnya dia saat hyeri bilang bahwa mereka tak mau melihat seojoon lagi.
“yak jung hyeri kau kenapa? Aku punya salah apa padamu? Hari ini padahal aku akan mengenalkan pacarku pada kalian” kata seojoon senang.
“tdak perlu kami sudah tahu pacarmu” kata hyeri ketus
Seojoon kaget karena kenapa mereka bisa tahu? Dia pikir apa pacarnya yang memberitahu langsung
“syukurlah kalau kalian sudah tahu bagaimana menurut kalian?” Tanya seojoon lagi dengan malu-malu
“memuakan” jawab hyeri sedangkan hyuni tidak bilang apa-apa, seojoon menyangka kedua temannya itu marah karena tidak diberi tahu tentang pacarnya.
“yak hyuni-ya hyeri-ya tunggu, kalian kenapa?apa kalian marah karena aku tidak memberitahu kalian tentang pacarku itu?” Tanya seojoon
“sudahlah seo kami bahagia tapi hari ini aku sedang tak ingin membahas itu semua”
kata hyuni dan seojoon bisa melihat kalau hyuni sedang menahan air matanya. Seojoon langsung memegangtangan hyuni tapi hyuni melepaskannya dan bilang bahwa dia sedang tidak enak badan jadi tidak mau banyak bicara dan ingin pulang. Seojoon yang semakin penasaran dengan tingkah kedua temanya itu langsung menahan hyuni dan hyeri dan minta diberi penjelasan.tapi kemudian
Plakkk~~~~
Hyeri menampar seojoon dan itu membuat seojoon semakin tidak mengerti
“hyeri-ya wae?apa kau sebegitu marahnya padaku hanya karena masalah pacarku itu?” Tanya seo yang sedang memegang pipinya yang terasa sait akibat tamparan hyeri,
“aku takan marah kalau saja pacarmu itu buka…” perkataan hyeri terhenti karena tiba-tiba saja hyuni jatuh pingsan.
Flashbackend
keesokan harinya hyeri pergi kekampus seperti biasanya, dan tiba-tiba seorang pria memanggilnya dan ternyata itu adalah kibum atau tepatnya kim kibum teman sekelas dia.
“hyeri aku ingin bicara dengan mu apa kau ada waktu?” Tanya kibum
“ada apa ini?kau serius sekali tak seperti biasanya? Tapi baiklah setelah aku daftar untuk sidang tunggu aku dikantin yah”kata hyeri dan kibum pun menyetujinya karena dia bilang ini sangat penting.
Dikantin~~~~
“mwo?benarkah itu?” kata hyeri yang terkejut dengan apa yang kibum katakan.
“kibum-ah ayo antar aku kerumah seojoon sekarang”
“baiklah dengan senang hati” kata kibum sambil tersenyum
Dimobil hyeri terlihat tidak sabar untuk menemui seojoon, berulang kali dia menyuruh kibum untuk mempercepat laju mobinya.
“kibum-ah palli aku harus segera bertemu dengan seo”
“hyeri-ssi apa kau tak lihat didepan lampu merah hah??” kata kibum sambil menunjuk lampu merah dijalan
“mian ne, tapi aku ingin cepat-cepat bertemu dengan seo” kata hyeri
“yak, aku mengerti nona hyeri jadi diamlah kalau tidak kau bisa membuat kita celaka”kata kibum lagi dan langsung saja hyeri memukul kepala kibum
“aw sakit, awas kau karena berani-beraninya memukul kepala pacar dari sahabatmu” kata kibum sambil memberikan tatapan yang cukup mengerikan, dan itu malah membuat hyeri tertawa keras.
Setibanya dirumah seo dan bertemu dengan seo hyeri langsung memeluk seo dan menangis.
“seo mianne, aku ini teman yang buruk sudah menuduhmu dan bahkan menamparmu aku tak tahu yang sebenarnya kalau kibum tak memberitahukannya padaku” kata hyeri dalam tangisnya
“sudahlah hyeri-ya” kata sejoon sambil mengelus-ngelus punggung hyeri yang masih memeluknya sambil menangis.
“yak sudah-sudah kalian para perempuan memang emosian, dan kau hyeri sudah lepaskan seojoon” kata kibum sambil menarik hyeri yang memeluk seojoon.
Lalu hyeri memukul kepala kibum, dan bilang bahwa ini bukan saatnya dia cemburu
“yak seo itu pacarku dan tak ada seorangpun yang boleh menyentuhnya, karena aku sudah mendapatkannya dengan susah payah” kata kibum dan lengsung merangkul seo, tapi hyeri yang melihat itu langsung mencium pipi seojoon dan itu membuat seojoon dan kibum membulatkan matanya.
“yak jung hyeri dia pacarku jadi jangan cium dia” teriak kibum pada hyeri yang sontak membuat seojoon dan hyeri tertawa.
Dan kemudian mereka menerima telepon dari minho yang memberitahukan bahwa hyuni sudah sadar, mereka sangat senang dan langsung pergi menuju kerumah sakit.
flashback
“mana hyuni?kenapa dia bisa pingsan lagi” Tanya ibu hyuni dan appa hyuni.
“dia sedang diperiksa oleh dokter” kata hyeri sambil menangis
“kalau saja dulu hyuni tidak bersikeras untuk mendonorkan ginjalnya pada temannya pasti ini takan terjadi” kata ibu hyuni sambil menangis
“sudahlah yeobo itu sudah keputusannya” kata appa hyuni sambil memeluk istrinya
Semua yang ada disana kaget karena tidak satupun dari mereka tahu tentang ini.
“Hyuni pernah mendonorkan ginjalnya?kapan ahjuma dan pada siapa?” Tanya seojoon yang memang tidak tahu tentang hal itu
Lalu appa hyuni menceritakan bahwa, tentanghal donor ini hyuni melarang orang tuanya memberitahukan pada teman-temannya karena tak ingin membuat teman-temannya khawatir,
“dia mendonorkan ginjalnya pada shim hyemi, karena dia bilang hyemi sakit karena dia. kami sempat menolak tapi dia tetap memaksa dan bilang untuk membayangkan bahwa kami yang berada di posisi orang tua hyemi, karena kami tak mampu menolaknya jadi kami membiarkannya, dan itu kesalahan terbesar kami karena semenjak itu jika hyuni banyak pikiran atau keadaanya lemah dia akan seperti ini” kata appa hyuni sambil hendak menangis karenakeadaan anaknya.
“uri hyuni terlalu baik hati” susul ibunya hyuni
Minho yang sedari tadi mendengar itu tanpa sepengatahuan semua orang langsung terjatuh dan menangis .
Flashbackend
“hey kenapa jendelanya dibuka”Tanya minho
“minho-ya aku bosan, aku ingin merasakan angin”kata seorang gadis yang tak lain adalah hyuni, yah hyuni memang sudah sadar sekarang tapi dia masih harus dirawat dirumah sakit
“minho-ya bisa kau bawa aku ketaman rumah sakit aku bosan” kata hyuni dengan nada merajuk.
“baiklah tapi hanya 10menit saja” kata minho
“wae?kau khawatir padaku tuan choi minho?” kata hyuni dengan nada menggoda minho
“anio”kata minho singkat
Dan merekapun menuju taman dengan hyuni yang menaiki kursi roda dan mereka berhenti disebuah kursi taman dan duduk disana
“ini seperti cerita-cerita didrama yah?” kata hyuni
“sudahlah kau terlalu banyak nonton drama”kata minho smabil memegang kepala hyuni
“wajar aku kan perempuan jadi suka drama, didrama itu sipemeran utama pria dan pemeran utama wanita akan bersatu, dan happy ending.”
“ Ekh kau mau mendengarkan musik?” kata hyuni sambil mengeluarkan ipod dari dalam saku bajunya dan hyunipun mulai menyalakan nya
“kau mau lagu apa?”Tanya hyuni
“lagu yang kau suka saja” jawab minho singkat
“lagu siapa ini?” Tanya minho
“wae? Kau suka? ini lagu onew shine ft Jessica snsd one year later.” Kata hyuni
“apa kau dingin?” Tanya minho, tapi sebelum hyuni membuka mulutnya untuk menjawab minho sudah terlebih dahulu memeluknya dari belakang dan hyuni hanya tersenyum dan dia rasa sekarang pipinya mulai memerah seperti tomat
“kalau seperti ini aku harap kau tidak sakit lagi” kata minho sambil mengeratkan pelukannya
“jadi selama3 tahun ini kau diam diam menemui seo dan menanyakan informasi tentangku dan juga meminta foto-fotoku seperti seorang penguntit?” Tanya hyuni pada minho
“Ya begitulah” jawab minho singkat
“kenapa kau tak menemuiku malah menemui seo dan diam-diam seperti itu?”tanya hyuni lagi
Minho menjelaskan bahwa dia sudah lama menyukai hyuni dan dia tidak suka saat hyuni menjadi kurir surat dari para gadis yang menyukainya. Bahkan minho sedih dan marah saat melihat hyuni disiksa oleh wanita-wanita itu dulu. Sebenarnya sewaktu hyuni disiksa dikamar mandi waktu itu minho langsung menemui kedua gadis yang menyiksa hyuni dan memarahi mereka dan bahkan minho mengancam mereka kalau mereka menyiksa hyuni lagi minholah yang akan turun tangan.
Tapi minho tak ingin persahabatnaya dengan hyuni rusak hanya karena masalah cinta, dan sejak saat itu minho memutuskan untuk menyukai hyuni secara diam-diam dan pada saat seojoon bilang saat kelulusan hyuni akan mengungkapkan perasaanya pada minho, minho bukannya tidak senang tapi dia sangat senang. Tapi minho tidak ingin menyakiti hyuni karena untuk saat ini dia tidak bisa mengungkapkannya karena dia harus kuliah kejepang dan dia tidak mau membuat hyuni sedih karena menunggunya biarlah dia nanti yang akan datang sendiri pada hyuni.
Dan sejak saat itu dia putuskan untuk menjadi seseorang yang sukses dan jika dia sudah bisa mencapai itu semua dia akan mendatangi hyuni dan mengungkapkannya. Minho juga bertanya apakah hyuni mendonorkan ginjalnya pada hyemi itu karena dirinya, hyuni tak menjawab apa-apa, dia hanya terdiam.
“aku tak ingin mereka membencimu, dan saat itu hyemi sedang dalam keadaan kritis jadi aku mendonorkan ginjalku” jawab hyuni singkat sambil tersenyum.
Mendengar perkataan hyuni minho hanya bisa menyesal dan matanya sudah berkaca-kaca tapi dia tak ingin menangis didepan hyuni . Kemudian minho menggetok kepala hyuni dan bilang dia tak boleh lakukan hal seperti itu hanya demi dirinya, karena kalau terjadi apa-apa pada hyuni dia akan sedih.karena suasana yang mulai dramatis dan mulai membuat hyuni salah tingkah jadi dia bertanya pada minho kenapa tak menyuruh hyuni menunggunya. Tapi minho bilang dia tak mau membuat hyuni menderita karena menunggunya sebgai pacar. Karena dia takut hyuni akan sedih bila melihat temannya berpacaran, tapi dia malah ditinggalkan pacarnya kejepang.
“yak choi minho bagaimana kalau ternyata aku sudah punya pacar atau aku sudah menikah?” Tanya hyuni
“Tidak akan karena ada seojoon yang selalu membantuku menjagamu agar tak selingkuh” kata minho dengan nada malu-malu
“selingkuh?” kata hyuni kaget
“yak aku ini bukan pacarmu, bagaimana bisa aku dibilang selingkuh?” Tanya hyuni lagi
“kalu begitu sekarang kau pacarku” kata minho sambil mengeratkan pelukannya
“yak choi minho” teriak hyuni sambil menyikut minho
“saranghae park hyuni babo”bisik minho ditelinga hyuni
“nado ”
End








0 Coment:
Post a Comment